Minggu, 22 Desember 2013

Tergantung Bagaimana Kita Menyikapinya

Ada yang bilang 'masalah membuatmu lebih dewasa'. Ada yang bilang 'masalah adalah warna persahabatan'. Menurutku tidak mutlak demikian, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Tidak sedikit orang yang kehilangan teman, sahabat, relasi, bahkan keluarga sendiri hanya karena salahpaham belaka. Bila kita bisa menyikapi dengan bijak, masalah membuat kita lebih akrab, masalah membuat kita mengerti apa yang disukai atau yang tidak disukai oleh teman kita. Saat kita merasa tersakiti, benar adanya kita merasa dirugikan, merasa dikhianati, kita lupa bahwa teman atau keluarga kita selama ini sudah sangat baik terhadap kita. Amarah membakar semua pengorbanan yang pernah mereka lakukan buat kita. Namun, jika kita berani mengklarifikasi dan meluruskan semua kesalahpahaman yang terjadi, percayalah bahwa setelah itu amarah ini akan menjadi cerita paling lucu di antara kita. Melupakan peristiwa yang terjadi adalah mustahil, yang mungkin dilakukan adalah memaafkan dan bersyukur bahwa masalah yang terjadi tidak membuat kita kehilangan teman. Salahpaham itu alamiah, yang penting kita mau sama-sama minta maaf atas apa yang telah terjadi. Dengan begitu, percayalah bahwa kita akan memiliki hubungan yang tidak akan mudah dihancurkan oleh masalah atau bahkan kata-kata orang lain yang tidak jelas kebenarannya. Jika kita tidak mau kehilangan teman karena masalah tersakiti, konfirmasi dan bicarakan semua hal yang membuat ganjal di hati.

**Semoga kita bisa kembali 'normal' ketika berjumpa nanti, kembali sama-sama tertawa, maaf sudah 'merepotkan' banyak orang karena kata yang sebenarnya tak ada hubungannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar